Bentuk Ketidak Tauan Jokowi Tentang Budaya dengan Mengolok-olok Baju Batak

Posted on | Minggu, 05 Februari 2017 | No Comments

JAKARTA, Olok-olok maupun celaan terhadap populasi Batak pula Pemimpin Joko Widodo (Jokowi), nan diduga diunggah sama akun Facebook Nunik Wulandari II lagi Andi Redani Putribangsa, disebut selaku sikap ketidaktahuan pikiran. Solusinya sendiri, sepantasnya enggak mesti melantas menuntut kolom kanun.

Tinjauan itu diungkap Ketua Manajer ICT Watch, Donny B.U. detik dihubungi sama KompasTekno, Kamis (25/8/2016).

“Seumpama dibilang menghina Jokowi, serta menyapa pakaiannya nan ajaib selanjutnya sekalian bagai, betul turut beta, itu sanggup berakar dari jahiliah maupun ketidaktahuan bakal kekayaan bersama kepelbagaian pikiran kita,” terangnya.

Lamun bermula dari ketidaktahuan, ganduh Donny, enggak bermanfaat bahwa praktisi harus dilepas sonder balasan. Mereka tunak kudu mengindra efek tempat aksi itu lombong sosok nan makin mendirikan, kagak arah aturan melantas menuntut kolom peraturan.


“Kasih kursus patut wajib, tapi bukan rusuh juga. Mudah-mudahan siap baiknya sebelum menuntut pias lembaga akur dipanggil. Tanyakan maksudnya segalanya. Kalau ternyata solak mencibir sekalian rupa, sebenarnya setuju menyedot ampun ke mahajana melalui menengah nan ia mengenakan,” ketahuan Donny.

“(Cara ini) Kian legit. Rakyat setuju terbimbing bahwa sedia kolom asing selain kejahatan. Lintas apakah akunnya perlu ditutup ataupun delete, itu pertanyaan belakang. Biarkan ia ngomong, cinta kenal salahnya, lagi dirinya mengajak ampun ke orang banyak. Followers-nya juga selesai tau aksi itu sedia konsekuensinya,” imbuhnya.

Donny kagak menidakkan konten nan dimuat paham akun Facebook Nunik Wulandari II lalu Andi Redani Putribangsa peka terhadap parafrasa penghinaan. Semata-mata saja, andaikata dasar siap anggota penghinaan, bahwa arahnya yaitu Jokowi selaku diri.

“Kalau menyampaikan memberitahukan selaku pengotoran sebutan hasan atas satu kebiasaan alias bangsa iya rasanya tidak surat keterangan, lantaran (akun Facebook) itu mengacu ala pribadi,” ujarnya. (sumber: kompas.com)

Comments

Leave a Reply

Search

Followers